Sabtu, 22 November 2008

Tips Hemat BeLanja kOsmEtiK


Bagi kaum hawa, memang sangat penting terlihat menawan dengan make-up. Tapi Anda mungkin perlu tahu beberapa aturan dasar dalam belanja kosmetik yang dapat menghemat uang Anda. Berikut kami sampaikan beberapa tips

yang mungkin bisa juga jadi tips menghemat sekaligus membuat pilihan cerdas dan cantik.

1. Mendapatkan teknik dari toko favorit Anda. SPG kosmetik biasanya sudah terlatih dengan segudang trik tata rias.
2. Catat warna dan produk yang digunakan SPG saat mendadani Anda.
3. Minta sampel dan cobalah, khususnya untuk foundation, concealer dan lipstik.
4. Selalu minta sample sebelum memutuskan membelinya.
5. Ada banyak produk kosmetik yang dijual di toko, tapi pastikan pilih yang cocok untuk kulit Anda.
6. Pilih produk yang tak menyebabkan alergi.
7. Coba sampel di kulit Anda selama 24 jam untuk mengetahui cocok-tidaknya bagi jenis kulit Anda.
Sederhana bukan? Dengan menerapkan tips di atas, Anda tak perlu salah membeli produk, yang berarti buang-buang uang. Jadi selain berhemat, Anda juga dapat memilih produk yang sesuai. Selamat mencoba.

tO bE cOntinUe......

Jumat, 21 November 2008

sEmaraK kOsmEtiK pEmutih kULit


Sepintas Vani dan Vina seperti pinang dibelah dua. Tapi sayang, kulit Vani tak seputih Vina. Vani mengelak dari jepretan kamera seorang fotografer karena kulitnya tidak seputih kulit saudara kembarnya. Kemudian ada adegan Vanjavascript:void(0)
Menyimpan...i mengoleskan lotion pemutih. Dan abrakadabra, dalam beberapa minggu kulit Vani seputih Vina.
Begitulah kira-kira adegan sebuah iklan produk kosmetik pemutih kulit di layar televisi. Sebegitu seringnya iklan-iklan senada dimuat. Iklan lain beradegan perempuan yang berpapasan dengan pemuda pujaan hati tiba-tiba mendapat perhatian penuh setelah kulitnya memutih berkat produk krim pemutih.
Ada lagi iklan seorang pemuda yang ingin kembali ke kekasihnya hanya karena kekasih itu tampak berkulit lebih putih. Tapi sayang, si kekasih sudah punya pacar baru.
Iklan-iklan soal produk pemutih tersebut berusaha keras memupuk opini masyarakat bahwa kriteria perempuan cantik adalah berkulit putih. Ini menggelikan, sebab mayoritas penduduk di negara tropis seperti Indonesia berkulit sawo matang atau kuning langsat.
”Warna kulit ideal ditentukan oleh

tren atau budaya masyarakat tertentu,” ujar dr.Y.Widodo Wirohadidjojo, Sp.KK dari bagian ilmu penyakit kulit dan kelamin Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada (FK-UGM), Yogyakarta kepada pers di Jakarta, (18/9). ”Perbedaan kulit antar ras disebabkan respons berbeda terhadap sinar matahari.”
Berdasarkan respons ini maka tipe kulit manusia digolongkan dalam tiga tingkatan. Tingkatan pertama adalah ras kaukasoid di mana bila terkena sinar matahari akan melepuh merah. Tingkat kedua adalah mongoloid, jika tersorot matahari akan sulit gosong. Dan terakhir adalah negroid, yakni kondisi di mana kulit sulit terpengaruh oleh cahaya matahari.
Warna kulit hitam yang kerap ”dimusuhi” para produsen pemutih kulit sebenarnya justru aman terhadap sinar matahari. Hanya karena opini masyarakat sudah terlanjur terbentuk bahwa cantik adalah kulit putih, maka orang berlomba-lomba memutihkan kulitnya.
Menurut Widodo, kulit manusia mengandung melanin, yakni bahan yang mampu menyerap ultra violet (UV) dan sinar kasat mata lain. Tanpa melanin ini maka pembuluh darah melebar, terjadi penuaan dini, dan menghilangkan imun atau bahkan memicu kanker kulit.
Banyak produk kosmetik pemutih yang memakai zat-zat pemanipulasi melanin ini. Zat tersebut antara lain hidroquinon, kojic acid, dan azelaic acid yang bisa menghambat terbentuknya melanin hingga sinar ultraviolet B atau sinar matahari dengan mudah menembus lapisan epidermis dan dermis kulit yang membuat kulit jadi kemerahan.
”Manipulasi terhadap melanin bisa berakibat buruk. Sebab melanin ini sifatnya beragam, tergantung jenisnya. Eumelanin misalnya tidak larut dalam alkali, sedang pheumelanin bisa larut dalam alkali atau ada lagi yang namanya opiomelanin yang bisa larut dalam air,” jelas lelaki anggota Himpunan Ilmuwan Kosmetik Indonesia (HIKI) ini.
Produk kosmetika pemutih kulit yang beredar di pasaran sebenarnya harus melalui uji klinis yang terdiri atas uji efikasi atau kemanjuran dan uji keamanan. Kesemuanya dilakukan dengan sistem in vitro, in vivo dan uji binatang.
”Pada uji in vitro dibuktikan apakah produk tersebut mengurangi tirosinase, yaitu enzim penting dalam kulit. Uji ini bisa dilakukan pada kulit buatan atau kulit asli. Selain itu diukur pula sejauh mana produk bisa diserap dalam kulit dengan menggunakan radio aktif,” jelas Dr. Etnawati, dosen sekaligus kepala Sub Bagian Dermatologikosmetik di FK UGM.
Animal testing alias uji pada binatang biasanya dilakukan terhadap ikan mas hitam, tikus atau babi yukatan. Di sini diamati antara lain efek racun dan iritasi kulit serta mata. Sementara uji in vivo dilakukan setelah penyinaran UV terhadap kulit yang diolesi produk, biasanya pada bagian punggung atau lengan bawah. Di sini akan dilakukan pengukuran warna secara obyekif. Yang paling penting, menurut Etnawati, adalah uji klinis, sebab produk impor seringkali tidak sesuai dengan kondisi kulit orang Indonesia. Sebaiknya pula uji klinis ini dilakukan oleh ilmuwan yang independen.

tO bE cOntinUe......

Minggu, 09 November 2008

kegUnaaN daRi bErbagai kOsmEtiK

zaman dahulu lagi manusia menggunakan kosmetik untuk mencantikkan mata. Untuk mata kelihatan cantik, kening dan alis mata serta kawasan di sekitar mata di percantikkan dengan memakai kosmetik tertentu. Pewarna, pencil warna cat mahupun ubat-ubatan telah digunakan sebagai bahan kosmetik pada zaman dahulu. Kaum Phoenicians (di Lebanon) pada suatu ketika dahulu mewarnakan kening dengan pelekat hitam yang dibuat daripada gam Arab, musk, ebony (sejenis kayu hitam yang keras) dan debu serangga hitam. Kaum wanita di China menggunakan pembayang mata yang dibuat daripada kulit kayu peruvian manakala wanita Itali telah menitiskan perahan pokok Belladonna ke dalam mata bertujuan untuk membesarkan anak mata.


Sekarang, pelbagai bahan kosmetik termasuklah bahan-bahan kimia ini boleh mendatangkan kemudaratan, kita harus berhati-hati menggunakan bahan-bahan ini kerana mata amat sensitif dan boleh tercedera semasa kita memasang alis mata palsu, menggunakan maskara atau kemasukan bahan-bahan kimia semasa mencantikkan kening dan alis mata.

Maskara

Tujuan maskara digunakan adalah untuk:

1. Mengelakkan alis mata daripada tertanggal akibat kering dengan merapikannya.
2. Menyebabkan alis mata lebih kuat dan merawat alis mata yang rosak.
3. Menyediakan alis mata untuk sapuan mascara supaya alis mata kelihatan lebat, lebih panjang dan lentik.

Maskara boleh didapati dalam sediaan cairan dan krim dengan pelbagai warna pilihan serta dibotolkan bersama-sama berus kecil. Maskara biasanya mengandungi garam asid stearik bersama pikmen dan lanolin, parafin serta lilin karnauba. Jika pengguna alah kepada bahan-bahan kimia tersebut. Kesan sampingan yang mungkin timbul termasuklah mata terasa gatal-gatal, pedih dan berair selain turut mengalami iritasi pada mata.



Celak (Eye Liner)


Celak digunakan untuk menonjolkan garis mata pada tepi kelopak mata atas dan bawah serta mengubahkan penampilan garis mata agar mata yang kecil nampak lebih besar dan mata yang besar nampak lebih kecil.

Celak boleh di dapati dalam sediaan cecair, krim yang dimasukkan ke dalam botol atau berbentuk padat yang disediakan dalam bentuk pencil. Celak biasanya mengandungi alkanolamin, alcohol lemak, polivinilpirolidon, eter selulosa, metilparaben, antioksidan, pewangi dan titanium dioksida. Celak mata dalam sediaan padat mengandungi 60% talkum, 30% pewarna dan selebihnya minyak galian serta titanium dioksida (bedak putih).

Sekarang terdapat celak jenis baru iaitu celak kalis air di pasaran. Ia tahan apabila terkena air mata, udara lembab dan peluh. Terdapat sesetengah produk kalis air yang juga tahan terhadap sabun dan air. Kebanyakkan celak kalis air ini mengandungi pigmen yang dimasukkan dalam gam atau resin (damar) atau pigmen berlilin yang dilarutkan ke dalam pelarut meruap. Celak kalis air ini hanya boleh di bersihkan dengan menggunakan pelarut seperti minyak galian. Kebanyakan losyen atau krim pencuci muka biasanya mengandungi pelarut tersebut.

Daripada kajian yang dilakukan agensi pentadbiran makanan dan ubat-ubatan Amerika Syarikat (FDA) mendapati bahawa pencemaran bakteria boleh berlaku dalam kebanyakan celak mata jenis cecair. Apabila celak mata yang telah di cemari oleh bakteria tersebut untuk menyebabkan masalah yang lebih serius. Oleh itu, adalah lebih selamat untuk memakai celak mata bukan jenis cecair.

Tidak semua wanita boleh menggunakan celak mata. Ada juga wanita yang menunjukkan alahan apabila memakai celak mata dan kosmetik lain. Jika ini terjadi, berhentilah menggunakan celak atau produk kosmetik mata lain yang ditunjukkan dengan kulit menjadi merah, gatal-gatal atau berbintil selepas kosmetik tersebut dipakai. Kosmetik mata terutamanya celak harus dibersihkan dengan berhati-hati keranaalis mata mudah menjadi radang atau gatal-gatal.


Perapi Kening

Kening juga berfungsi sebagai alis mata dalam melindungi mata daripada cairan atau kotoran yang jatuh ke dahi daripada terus masuk ke dalam mata. Ia juga berfungsi mengurangkan sinaran matahari terus terpancar ke mata.

Secara umumnya wanita mencantikkan kening dengan memakai pensel kening untuk memperjelaskan warna dan bentuk kening. Kebiasaannya pensel kening dapat menjadikan kening yang nipis kelilhatan tebal. Bagi kening yang tebal pula, bulu kening di cabut pada bahagian-bahagian yang dianggap berlebihan atau diubah bentuk mengikut selera individu supaya kelihatan rapi dan menarik.

Di pasaran, pensel kening disediakan dalam warna hitam dan perang sahaja. Ia boleh mengandungi bahan-bahan lemak dan pewarna seperti minyak kastor, minyak tengkawang, lanolin, lilin lebah,petrolatumdan parafin.


Pembayang Mata (Eye Shadow)

Pembayang mata digunakan untuk mewarnakan kelopak mata supaya mata kelihatan lebih menyerlah dan menarik. Pembayang mata biasanya di sediakan dalam bentuk sediaan krim, pensil, cecair dan bedak yang dipadatkan. Warna yang disediakan termasuklah warna biru , hijau, cokelat,merah, putih dan kuning. Kandungan pembayang mata teerdiri daripada lanolin, lilin lebah, ceresin, kalsium karbonat, minyak mineral, sorbitan oleat dan talkum. Untuk pembayang mata jenis tanpa air, pewarna dicampurkan dengan agen pencerah seperti titanium dioksid yang akan dicampur petrolatum. Terdapat juga pembayang mata jenis bergemerlapan yang diperoleh melalui campuran aluminium tulen.

Krim Alis Mata

Krim alis mata digunakan untuk melembut dan menyinarkan alis mata. Krim tersebut mengandungi lanolin, minyak tengkawang, parafin, setil alcohol dan minyak kernel pic. Bahan-bahan yang digunakan mungkin boleh menyebabkan alahan kepada sesetengah pengguna.



Pensil Alis Mata

Pensil alis mata mengandungi beberapa jenis bahan kimia di antaranya adalah lampblack, petrolatum, parafin, aluminium silikat dan asid stearat. Penggunaanya di bawah kelopak mata tidak digalakkan oleh pakar perubatan. Kesan daripada penggunaan sedemikian boleh menyebabkan pelbagai masalah termasuk pigmentasi pada lapisan mukosa mata, mata menjadi merah, radang berair dan pandangan menjadi kabur. Parafin tulen adalah merbahaya kepada kulit manakala parafin tidak tulen sepenuhnya pula menyebabkan kerengsangan dan eczema. Walaupun pada amnya kandungan petrolatum adalah tidak toksik, tetapi boleh menyebabkan alahan pada kulit:



Langkah-langkah keselamatan penggunaan kosmetik mata

1. Berhenti dengan segera menggunakan barangan tersebut sekiranya berlaku radang. Jumpa doktor untuk mendapatkan rawatan lanjut.
2. Ketahuilah bahawa tangan anda mungkin penuh dengan pelbagai jenis bacteria. Jika tersentuh pada mata boleh menyebabkan jangkitan. Oleh itu, bersihkan tangan anda sebelum menggunakan mekap mata.
3. Pastikan alat-alat mekap mata bersih sebelum digunakan.
4. Jangan biarkan barangan mekap mata kotor dan berdebu. Bersihkan selalu.
5. Jangan gunakan bekas barangan mekap mata yang lama. Sekiranya barangan tersebut tidak digunakan dalam jangka masa beberapa bulan, maka perlu dibuang dan digunakan yang baru.
6. Jangan simpan barangan mekap mata ditempat suhu melebihi 85 f.
7. Jangan guna mekap mata ketika anda mengidap jangkitan mata atau radang sekitar mata. Anda boleh gunakannnya setelah sembuh daripada jangkitan tersebut.
8. Anda harus berhati-hati menggunakan mekap mata sekiranya anda sering mengalami alahan. Kalau boleh minta nasihat doktor terlebih dahulu.

tO bE cOntinUe......

cErmati kOsmetiK Anda

Anda mungkin sering bingung, berapa lama sih, usia kosmetik favorit Anda? Jika terlalu lama disimpan, mungkin saja ada kandungannya yang bisa menyebabkan kulit wajah iritasi, lho!

Saat membeli kosmetik terbaru, jangan abaikan apa yang tercantum pada kemasannya. Memang, tak semua kosmetik mencantumkan tanggal kadaluarsanya, seperti halnya produk makanan. Namun, tetap saja Anda perlu mencermati formula dan kandungan di dalamnya.

Jangan sampai kosmetik yang Anda pilih justru akan semakin membuat peradangan pada kulit yang sensitif atau tak sesuai dengan warna kulit setelah Anda pakai. Agar tak salah memilih kosmetik dan kulit tetap "aman", simak penjelasan dr. Maria dari Natasha Skin Care, mengenai kosmetik:




1. Berapa lama kira-kira usia setiap kosmetik? Kapan kosmetik favorit bisa dikatakan sudah kadaluarsa?
Usia lipstik, maskara, bedak, foundation, pelembab, perona mata, dan lainnya rata-rata bisa bertahan hingga 1-2 tahun. Bedak, lipstik, mascara, atau foundation bersifat konsisten atau fast moving yang biasa digunakan setiap hari, sehingga akan cepat habis sebelum satu tahun. Jadi, meskipun pada kemasannya tak dicantumkan tanggal kadaluarsanya, kosmetik bukanlah sesuatu yang akan disimpan dan dipakai lama.

2. Lalu, bagaimana jika senang mengoleksi berbagai kosmetik dan belum habis lebih dari 1-2 tahun?
Asal tak terjadi perubahan ekstrem, masih boleh dipakai. Tetapi, jika terjadi perubahan dari yang berbetuk krim menjadi cair atau dari yang berwarna muda berubah menjadi hitam pekat, sudah tak boleh dipakai lagi. Namun, Jika perubahannya warnanya tidak ekstrem, misalnya dari warna krem menjadi agak cokelat muda atau dari putih menjadi sedikit menguning, masih tak apa-apa dipakai. Perubahan itu diakibatkan kosmetik teroksidasi udara, karena kurang rapat menutup kemasan atau cara menyimpannya kurang baik. Kosmetik sebaiknya jangan terkena sinar matahari langsung atau suhu panas.

3. Apa yang akan terjadi jika menggunakan kosmetik yang ternyata sudah kadaluarsa?
Kulit tentu akan mengalami iritasi, terutama bagi pemilik kulit sensitif. Meskipun belum kadaluarsa, kulit yang sensitif bisa saja terkena alergi saat menggunakan kosmetik yang tidak cocok baginya.

tO bE cOntinUe......

Rabu, 29 Oktober 2008

caRa piLih KosmEtiK


Bagus atau tidaknya sebuah produk kosmetik bukan didasarkan pada merk atau pendapat orang lain. Tapi lebih pada cocok atau tidaknya kosmetik tsb digunakan pada kulit kita.

Sebelum kita memilih kosmetik yang kita gunakan hendaknya kita mengenal jenis kulit kita, apakah termasuk kering, berminyak, kombinasi atau normal. Karena setiap jenis kulit memerlukan perawatan yang berbeda-beda. Bagi wanita yang bekerja senantiasa menggunakan kosmetik sepanjang hari sehingga harus membersihkan kulit wajah setiap hari, agar tidak terlihat kusam.
Untuk mendapatkan kulit yang sehat dibutuhkan kesehatan tubuh secara total. Luangkan waktu untuk Olah Raga. Untuk tata rias wajah yang baik hendaknya disesuaikan dengan jenis kulit, warna kulit, rambut, mata dan busana.

TIPS MEMILIH KOSMETIK
• Ketahui dulu jenis kulit Anda. Pada umumnya, hampir 80 persen orang Indonesia berjenis kulit kombinasi (berminyak di area T: dahi, hidung, dahi). Pilih kosmetik, seperti pelembap, foundation, atau bedak yang sesuai jenis kulit.

• Jika berjenis kulit sensitif dan bermasalah, seperti berjerawat , flek, atau kusam, carilah kosmetik yang bisa membantu mengatasi masalahnya. Bagi pemilik kulit sensitif, harus lebih berhati-hati memilih kosmetik. Jangan sampai memilih produk yang comedogenic dan menimbulkan alergi.

• Perhatikan zat-zat aktif apa saja yang terkandung di dalamnya, serta besaran konsentrasinya. Sebab, belum tentu dua orang yang bertipe kulit dan punya masalah yang sama, akan berhasil sama saat memakai kosmetik yang sama. Perhatikan pula tanggal kadaluarsanya.

• Jika ragu dengan produk kosmetik yang dijual bebas, datang saja ke dokter kulit atau ke klinik kecantikan. Dokter akan lebih mengetahui kandungan yang ada di dalam kosmetik yang akan digunakan.

tO bE cOntinUe......